Sab. Okt 24th, 2020
Pola dan Gaya Latihan Atlet Bulutangkis Indonesia Disoroti Media Cina

Sejumlah media di Cina menyoroti pola dan metode latihan para Atlet Cabor Bulutangkis di Indonesia yang 180 derajat berbeda dengan gaya berlatih para atlet disana.

Awalnya, salah satu media China, Sports Sina membicarakan perjalanan pasangan ganda putra legendaris asal Indonesia, Markis Kido dan Hendra Setiawan. Menurut mereka, pasangan atlet bulutangkis tersebut begitu berprestasi di panggung Internasional.

Nah, di tengah-tengah pembahasan tentang keduanya, media-media di China juga menbahas masalah metode latihan para atlet cabor Bulu tangkis di Indonesia.

Tidak hanya membahas metode latihannya, tapi juga membandingkan pola dan metode latihan para atlet bulu tangkis di Cina. Menurut media tersebut, ada perbedaan yang cukup kontras dari metode latihan para atlet di kedua negara.

INDONESIA TERLALU SANTAI

Bagi mereka, pola latihan tim bulutangkis Negeri Tirai Bambu jauh lebih terstruktur, menekankan pada kerja keras yang mendapatkan hasil dan bagaimana kemahiran tangan dalam menggunakan raket.

Selain itu juga ada beberapa tambahan latihan lain yang bertujuan meningkatkan level kebugaran fisik. Bahkan, metode serupa juga diterapkan oleh negara-negara Eropa.

Menurut media China, pola latihan bulutangkis Indonesia terlalu santai, tidak memiliki intensitas tinggi, dan tidak melatih kekuatan, melainkan hanya mengandalkan pola latihan seperti bertanding biasa.

Tapi bukan itu yang jadi sorotan, justru yang disoroti adalah fakta bahwa para atlet cabor bulutangkis di Indonesia bisa meraih prestasi dengan metode latihan yang sangat unik tersebut.

SANTAI TAPI BERPRESTASI

Seperti diketahui, Indonesia memang sangat berprestasi di Cabor Bulutangkis.

Ada beberapa atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di mata Dunia contohnya Taufik Hidayat, pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan, hingga yang saat ini selalu menjadi sorotan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.

Bahkan, belum lama ini Liliyana Natsir atau yang akrab disapa dengan sebutan Butet telah mendapatkan penghargaan dari BWF sebagai atlet bulu tangkis putri terbaik dunia dalam 10 tahun terakhir.

Bayangkan bagaimana jika atlet-atlet bulutangkis di Indonesia menerapkan metode dan gaya latihan seperti di negara-negara lain.

error: