Kam. Okt 22nd, 2020
Loh Kean Yew

Infobadminton.com – Info Pemain – Loh Kean Yew memang menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan di SEA GAMES kali ini di bidang bulu tangkis. Terutama oleh Singapura. Akan tetapi pertandingan final sepertinya berjalan tidak sesuai dengan ekspektasi dari Singapura dan juga para analis lainnya. Karena Loh harus mau mengakui kalau memang ia hanya bisa mendapatkan medali perak di dalam pertandingan final bulu tangkis SEA GAMES kali ini.

Sudah memberikan yang terbaik

Singapura menunggu medali emas di tunggal putra bulutangkis berlanjut setelah Loh Kean Yew kalah 18-21, 18-21 dari Lee Zii Jia Malaysia di Kompleks Olahraga Muntinlupa di Manila, Pada hari Senin tanggal 9 Desember 2019 kemarin. Petenis nomor 14 dunia Lee memang terbukti terlalu kuat untuk Loh yang saat ini berusia 22 tahun, Loh sendiri saat ini berada di peringkat 16 hanya berbeda 2 peringkat di bawah Lee.

Loh Kean Yew sendiri telah memastikan untuk tampil di final setelah mengalahkan unggulan teratas Kantaphon Wangcharoen dari Thailand dengan skor set 16-21, set kedua  21-6, dan akhirnya 21-9 pada hari Minggu. Dia adalah pemain bulutangkis pria pertama Singapura yang mencapai final tunggal di SEA Games sejak 2007. Emas putra tunggal terakhir yang dimenangkan oleh Singapura adalah ketika Wong Shoon Keat menang di kandang pada tahun 1983.

Lee Harapan Terbaik Malaysia

Dari sini kita bisa melihat kalau performa Lee Zii Jia dari Malaysia memang benar benar tidak terbantahkan lagi. Dengan total skor 18-21 di dua set ini membuktikan kalau memang Lee Zii Jia adalah salah satu pemain terbaik di Malaysia yang sangat pantas untuk mendapatkan medali emas. Zii Jia sendiri sangat bangga bisa mendapatkan kemenangan untuk negaranya.

Loh yang saat ini harus mau menerima posisi kedua sendiri memang sudah bermain dengan sangat baik. Namun apa daya, Lee Zii Jia memiliki performa yang sangat spektakuler di pertandingan final ini yang bahkan membuat banyak orang kagum. Tentu saja, masih ada kesempatan di lain hari untuk Lee supaya bisa mendapatkan gelar pertama.

error: