Sab. Okt 24th, 2020
Kazakhstan Berupaya Tingkatkan Prestasi di Cabor Bulutangkis

Olahraga Bulutangkis ternyata memang lebih banyak memiliki peminat dari negara-negara Asia Tengah, tak terkecuali Kazakhstan sendiri. Federasi setempat, KBF bekerja sama dengan Pemerintah untuk meningkatkan prestasi para Atlet di Cabor ini.

Sebagai informasi, Kazakhstan sama seperti Indonesia, negara dengan mayoritas masyarakatnya menganut agama Islam. Negara yang satu ini juga cukup konsisten dalam berpartisipasi di ajang Olahraga.

Disana, mayoritas penduduknya mencintaiolahraga Sepakbola dan Gulat, tapi kenyataannya mereka justru meraih prestasi di panggung Internasional melalui Cabang Olahraga Tinju dan Atletik.

Bekzat Sattarkhanov merupakan salah satu Petinju asal Kazakhstan yang mendunia. Dia berhasil meraih trofi emas di ajang Olympiade Sydney pada tahun 2000 silam.

DIMULAI DARI PEMBUKAAN CABANG FEDERASI

Kendati begitu, Pemerintah dan Federasi Bulutangkis Kazakhstan atau KBF berencana untuk mengembangkan cabor bulutangkis. Rencananya, mereka akan membuka cabang-cabang di berbagai provinsi serta menyediakan kursus pelatihan yang memadai.

“Pada 2021, kami ingin membuka cabang dan pelatihan di Shymkent, salah satu kota terbesar dan paling berkembang di Kazakhstan, di mana ada banyak atlet bulutangkis,” papar Sekjen KBF, Danil Pak, kepada laman Badminton Asia.

Usaha lainnya yang akan dilakukan KBF adalah dengan cara menetapkan berbagai aturan termasuk aturan Antidoping untuk para atlet cabor ini.

Selain itu, kepala pelatih Bulutangkis Kazakhstan Askar Ormanov mengaku bahwa pihak KBF telah membeli lahan yang diperuntukkan membangun Arena Bulutangkis.

“Kami membeli lahan dan berharap akan menjadi pusat pelatihan nasional, yang terbesar di Asia Tengah. Kami berharap bisa meningkatkan bulutangkis di Kazakhstan dan mencoba membuka klub baru di kota-kota lain,” tutur Ormanov.

MENJADI TUAN RUMAH EURASIAN LEAGUE

Upaya Kazakhstan ini tidak bisa dianggap sebelah mata, mereka bahkan memulai terobosan baru dengan menjadi tuan rumah di ajang Eurasian Badminton League.

Turnamen tersebut nantinya akan diikuti oleh empat negara antara lain, Kyrgystan, Uzbekistan, Tajikistan dan tentu saja Kazakhstan.

“Kami berharap tahun depan ada lebih banyak negara yang berpartisipasi di kompetisi ini seperti Rusia, Georgia, Azerbaijan, dan Armenia,” tambah Ormanov.

error: