Kam. Okt 22nd, 2020
Tim Ganda Putra Jepang Yuta Watanabe

Tim Ganda Putra Jepang, Yuta Watanabe berhasil kembali mengalahkan Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon selaku Wakil Indonesia. Lantas, bagaimana perasaan Yuta bisa menang lagi atas Ganda Putra terbaik dunia tersebut?

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Yuta Watanabe adalah pasangan dari Hiroyuki Endo di panggung Bulutangkis Internasional mewakili Negeri Samurai Biru.

Pada usia yang baru 23 tahun, yang bersangkutan berhasil terbit menduduki posisi ke-6 pada peringkat dunia tim Ganda Putra versi BWF. Bahkan, dia menempati peringkat ke-3 untuk kategori ganda campuran.

Sepanjang pengalamannya bermain di level ganda Putra, Yuta telah menghadapi banyak lawan dari berbagai negara. Namun, yang paling berat tentu saja adalah Ganda Putra terbaik dunia, Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon.

TINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI

Yuta bersama dengan Hiroyuki telah beberapa kali menghadapi pasangan Kevin/Marcus di berbagai ajang. Menurut Yuta sendiri, bisa mengalahkan pasangan ganda putra terbaik dunia membuat rasa percaya dirinya terus meningkat.

“Mengalahkan ganda putra Indonesia sekaligus nomer satu dunia membuat saya semakin percaya diri,” kata Watanabe saat diwawancarai Federasi Badminton Dunia (BWF).

Adapun Kemenangan Endo/Watanabe atas Kevin/Marcus terakhir kali saat mereka menjuarai turnamen All England 2020 pada awal Maret lalu. Kala itu Endo/Watanabe menang lewat permainan rubber game dengan skor 21-18, 12-21, 21-19 di babak final.

PENAKLUK KEVIN/MARCUS

Dengan kemenangan tersebut, bisa dikatakan pasangan Watanabe/Edo sudah benar-benar cocok disebut dengan julukan ‘Penakluk’ Kevin/Marcus.

Pasalnya, kedua tim ganda putra ini sudah saling berhadapan di delapan kesempatan berbeda di sejumlah kompetisi.

Dari delapan laga, Kevin/Marcus hanya menang dua kali. Itu pun, kemenangan itu terjadi pada dua pertemuan awal, yakni pada Prancis Open 2018 dan Hong Kong Open 2018.

Sebenarnya fakta tersebut cukup mengejutkan, pasalnya pasangan Kevin dan Marcus selalu bisa melalui hadangan setiap lawan mereka sehingga mendapat julukan sebagai pasangan ganda putra terbaik dunia.

Sedangkan pasangan Watanabe/Edo justru beberapa kali kalah berhadapan dengan pasangan ganda putra yang lain.

error: