Sab. Okt 24th, 2020

Selama beberapa tahun terakhir ini, Atlet Bulu Tangkis yang berhasil menjadi juara baik itu di kancah Nasional maupun Internasional kebanyakan adalah jebolan dari PB Jarum.

Sampai saat ini, PB Djarum tercatat telah menyumbangkan banyak atlet berprestasi ke pelatnas PBSI, Cipayung. Dari para atlet tersebut, tidak sedikit yang berhasil mengharumkan nama bangsa di pentas Internasional.

Sejauh ini sudah ada nama-nama seperti Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Kevin Sanjaya Sukamuljo, hingga Praveen Jordan. Tentu saja publik penasaran mengapa PB Jarum bisa menelurkan atlet-atlet bulu tangkis kelas dunia.

3 KUNCI SUKSES PB JARUM LAHIRKAN ATLET TOP

Fung Permadi selaku Manajer dari Tim PB Jarum mengatakan bahwa setidaknya ada tiga hal yang menjadi kunci sukses sebuah klub melahirkan atlet bulu tangkis kelas wahid, yang dia sebut sebagai Sport Science.

“Untuk penerapan sport science itu kami fokuskan di tiga hal. Pertama itu tim fisio untuk pencegahan dan penanganan cedera atlet”

“kedua kami terapkan latihan untuk menunjang fisik atlet, ketiga kami pastikan kecukupan gizi atlet. Itu sport science yang kami terapkan,” kata Fung Permadi melalui aplikasi Zoom.

Sebenarnya, Sports Science sendiri sudah berkembang jauh seiring berjalannya waktu dan kecanggihan teknologi. Namun, dijelaskan Fung bahwa PB Jarum tidak menerapkan semua metode-metode baru yang ada.

“Memang sports science ini terus berkembang. Banyak juga bermunculan alat-alat untuk pelatihan fisik atau metode peningkatan kemampuan fisik yang bisa diakses melalui media sosial atau situs berbagi video.”

“Tapi bagi kami, sports science harus sesuai dengan kebutuhan setiap atlet PB Djarum,” Jelasnya.

ATLET TIDAK BOLEH BANYAK MENUNTUT

Christian Hadinata berpesan juga kepada para atlet bulu tangkis untuk tidak terlalu banyak menuntut fasilitas pada klub. Mereka hanya perlu bermain maksimal untuk tim dan Negara.

“Jangan meminta atau menuntut apa yang diberikan organisasi atau klub. Tapi harus sebaliknya, apa yang bisa kita berikan sebagai atlet kepada organisasi atau klub.”

“Lebih tinggi lagi, kepada negara dan bangsa. Kalau itu sudah dicapai, saya yakin yang lainnya akan menyusul,” kata Christian.

error: