Sel. Okt 20th, 2020
BliBli Indonesia Badminton

Infobadminton.comFakta Badminton – Meskipun Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000 telah berakhir, masih ada beberapa fakta menarik yang tersisa tentang turnamen ini. Gengsi turnamen ini telah membangkitkan antusiasme semua pendukung bulutangkis Indonesia untuk datang ke Istora Senayan Jakarta untuk mengambil bagian dalam kesuksesan Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000.

Berikut adalah 5 fakta menarik tentang BIO 2019 menurut Djarumbadminton.com

Tiga Pertandingan ‘Semua-final’

Babak final Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000 mempersembahkan tiga pertandingan ‘All-Finals’, yaitu di acara Ganda Wanita, acara Campuran Ganda dan Pertandingan Ganda Putra. Dalam acara Ganda Wanita, final seluruh Jepang terjadi antara Yuki Fukushima / Sayaka Hirota dan Misaki Matsutomo / Ayaka Takahashi.

Sementara di acara Mixed Doubles, ada pertandingan final All-Chinese yang mempertemukan Zheng Siwei / Huang Yaqiong dan Wang Yilu / Huang Dongping. Selain itu, dalam acara Men’s Doubles, ada final seluruh Indonesia antara Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon dan Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan.

Kegembiraan di Podium Ganda Putra

Ada momen yang menarik selama sesi penghargaan di panggung podium juara pada acara Men’s Doubles dari Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000. Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan membawa anak-anak mereka ke podium. Sementara itu, Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang belum menikah dan punya anak sepertinya turut merasakan kegembiraan itu.

Pendukung Terbanyak

Para pendukung bulutangkis Indonesia dikenal sangat fanatik. Pada hari pertama Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000, Selasa (16/7), di tribun Istora Senayan, Jakarta yang memiliki kapasitas 6000 kursi sudah penuh. Tiket yang dijual secara online melalui Blibli.com dan Tiket.com segera terjual habis.

Kutukan pemain bulutangkis China

Sejak awal Indonesia Open, tidak ada pemain Single Pria Tiongkok yang pernah melanggar ‘kutukan’ untuk mengklaim gelar di Istora. Sebagai buktinya, keempat pemain Tunggal Pria Tiongkok yang bersaing di Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000 belum menjadi juara di Istora. Bahkan, Lin Dan, Chen Long dan Shi Yuqi tersingkir dari turnamen di babak kedua. Sementara itu, Huang Yu Xiang hanya berhasil sampai babak perempat final turnamen.

‘Batik’ dan ‘Blangkon’

Panitia menyoroti budaya tradisional Indonesia di babak final Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000. Wasit yang memimpin pertandingan berpakaian menggunakan ‘Batik’, kostum tradisional Indonesia. Wasit dan hakim garis mengenakan kostum tradisional Jawa, batik lengkap dengan ‘Blangkon’ yang mereka kenakan di kepala mereka. Ide unik ini telah menjadi salah satu daya tarik utama Blibli Indonesia Open 2019 BWF World Tour Super 1000 dan ide ini mendapat banyak pujian dari panitia Badminton World Federation (BWF).

error: