Sen. Okt 26th, 2020
Bulutangkis SEA Games 2019

Infobadminton.com – Berita Bulutangkis – Indonesia sukses mencetak prestasi di ajang SEA Games 2019. Tentunya, hal ini memang penting bagi mereka karena berhasil meraih banyak emas. Sumbangan emas itu memang membantu Indonesia meraih banyak gelar, sehingga mereka mampu berbicara banyak di ajang tersebut.

Dalam perjalanannya, ada banyak fakta menarik yang patut dilihat dari situ. Berikut fakta-fakta menarik seputar perjuangan timnas Indonesia di cabor bulutangkis pada ajang SEA Games 2019.

Rangking tidak pengaruh

Dalam laga-laga yang telah berlangsung, ada sejumlah laga yang mempertemukan pebulutangkis Indonesia dengan pemain bulutangkis yang berasal dari negara lain dengan rangking yang sangat tinggi.

Dalam hal ini, ada pasangan Wahyu dan Ade yang berhasil mengalahkan Ong Yew Sin dan Teo Ee Yi. Secara rangking, Wahyu dan Ade berperingkat jauh dibawah Ong dan Teo, hingga mereka berhasil menunjukkan kemampuannya di ajang ini.

Di sisi lain, ada Fajar dan Rian yang berperingkat jauh dibawah pasangan Aaron dan Soh yang berasal dari Malaysia. Tapi, mereka justru kalah dari pasangan Malaysia itu, sehingga hal ini membuktikan bahwa rangking tidak berpengaruh.

Medali emas beregu putra keenam

Prestasi Indonesia mencetak hal yang terbaik pada bulutangkis beregu putra. Di ajang tersebut, mereka berhasil meraih medali emas yang keenam. Hal ini memperpanjang torehan emas yang diraih mulai dari 2007, 2009, 2011, 2013, 2015, dan 2017. Hal itu semua diraih mulai dari ajang SEA Games pada tahun 2007.

Jonathan Christie sukses mencetak prestasi terbaik dan mengalahkan Lee Zii Jia pada ajang SEA Games 2019 dan berhasil memberikan pengaruh yang besar.

Adu taktik antara pelatih Indonesia dan Malaysia

Ada fakta menarik yang ditunjukkan di SEA Games 2019 dimana, pelatih Malaysia adalah orang Indonesia. Orang Indonesia yang melatih adalah Paulus Firman dimana, ia melatih Malaysia di ajang SEA Games 2019.

Disana, Paulus Firman harus beradu taktik dengan pelatih Indonesia yakni Hendrawan yang juga adalah pebulutangkis legendaris Indonesia.

error: