Sel. Okt 20th, 2020
BAM

Infobadminton.com – Berita Bulutangkis – Kejuaraan Asia 2020 akan segera berlangsung. Awalnya, turnamen ini dijadwalkan akan dihelat pada bulan April di Wuhan, China. Sayangnya, wabah virus Corona yang sedang menjangkiti daerah tersebut membuat China dicoret dari daftar daerah penyelenggara sejumlah turnamen termasuk tempat Kejuaraan Asia 2020. Hingga kini, BWF sebagai organisasi penyelenggara kejuaraan tersebut masih mencari-cari negara yang tepat sebagai penyelenggara dari kejuaraan tersebut.

Mau tidak mau, BWF perlu bergerak cepat mengingat mereka hanya punya waktu 2 bulan lagi hingga bulan April. Selain itu, Agustus 2020 juga akan menjadi waktu bagi Olimpiade 2020 untuk bergulir di Tokyo, Jepang. Dengan begitu, mereka harus bergerak cepat mengingat event tersebut menjadi ajang untuk kualifikasi poin bagi para pemain badminton yang akan berlaga di Olimpiade 2020. Mau tidak mau, para pemain perlu mengikuti kejuaraaan Asia 2020 agar mereka bisa berlaga di ajang tersebut untuk selanjutnya.

Indonesia atau Vietnam? BAM ingin turnamen digelar disana

Badan organisasi badminton Malaysia (BAM) telah membuat pernyataan resmi mengenai hal itu. BAM berharap agar turnamen ini dapat digelar di Indonesia atau Vietnam karena kedua negara tersebut dinilai sangat dekat dan memiliki kultur badminton yang cukup kental. Selain itu, baik Indonesia maupun Vietnam masih aman dari persebaran virus Corona sehingga hal ini tentunya penting sebagai salah satu faktor penentu yang membantu setiap pemain untuk memillih negara yang pas untuk hal tersebut.

Selain itu, Anton Subowo selaku presiden bulutangkis Asia menuturkan kalau Manila bisa menjadi salah satu opsi untuk menyelenggarakan turnamen itu. Manila saat ini menjadi tuan rumah untuk kejuaraan beregu Asia yang akan berlangsung pada tanggal 11 – 16 Februari 2020. Dengan waktu yang tersisa hingga 2 bulan lagi, Manila juga memiliki peluang sebagai negara penyelenggara turnamen kejuaraan Asia mengingat, mereka tidak perlu kesulitan dalam menyiapkan infrastruktur. Namun, BWF belum mengambil keputusan resmi terkait hal tersebut. Pihak BWF tentunya perlu meninjau ulang mengenai negara mana yang paling cocok sehingga, mereka ingin melakukan peninjauan.

error: