Sen. Okt 26th, 2020
Tontowi Ahmad

Infobadminton.comFakta Badminton – PB Djarum dikenal sebagai akademi bulutangkis Indonesia yang telah menghasilkan berbagai macam atlet kelas dunia. Berkat mereka, ada banyak atlet bulutangkis tanah air yang berlaga di kompetisi internasional dan turut mengharumkan nama Indonesia.

Dari antara nama-nama yang ada, ada sejumlah nama baru yang muncul dan juga nama lama yang tetap dikenal hingga sekarang. Berikut 3 atlet jebolan PB DJarum dengan prestasi yang mencengangkan selama bermain di turnamen.

Tontowi Ahmad

Pria yang lahir di Banyumas pada 18 Juli 1987 adalah seorang pemain yang bergabung mulai tahun 2005 di PB Djarum. Tontowi menjadi populer di dunia bulu tangkis di tahun 2010 berkat duet fenomenalnya Bersama Lilyana Natsir.

Pada 2013, pasangan tersebut berhasil meraih medali dari kejuaraan yang dilangsungkan di China. Di kejuaraan yang sama, mereka kembali mendapatkan medali emas dalam turnamen yang dilaksanakan di tahun 2017, di Glasgow, Skotlandia.

Pada 2014, pasangan ini menerima medali perak di Asian Games Korea. Dan pertandingan yang paling menyenangkan adalah turnamen Vietnam Terbuka 2007, karena mereka nyaris tersingkir di babak semifinal.

Alan Budikusuma

Alan adalah salah satu pemain bulutangkis yang juga berhasil meraih medali emas dalam turnamen Olimpiade Barcelona yang berlangsung pada tahun 1992. Ia juga menerima penghargaan sebagai pemain badminton terbaik di tahun 1996.

Ia bergabung pada tahun 1986 dan menjadi pemain bulu tangkis tunggal. Yang menarik, ia juga menikahi Susi Susanti yang juga meraih medali emas pada turnamen Olimpiade 1992 di Barcelona.

Liem Swie King

Liem Swie King bergabung pada tahun 1971 sebagai pemain tunggal putra. Namanya tidak terlepas dari sejarah terbentuknya PB Djarum. Dia adalah pemain PB Djarum pertama yang memenangkan All England pada cabang tunggal putra.

Pada tahun 1979, Liem Swie King mengulangi kesuksesan tahun sebelumnya dengan menjadi Juara All England lagi. Kemudian pada 1981, ia memenangkan All England untuk tiga kemenangan.

Dengan serangkaian prestasi ini, menumbuhkan keinginan CEO PT Djarum Robert Budi Hartono untuk serius mengembangkan kegiatan komunitas Kudus menjadi organisasi PB Djarum.

error: